PPM

PROPOSAL PENELITIAN MAHASISWA

PEMANFAATAN BETON (BIJI NANGKA) SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN KRIPIK BIJI NANGKA DENGAN KANDUNGAN GIZI DAN CITA RASA TINGGI TANPA BAHAN PENGAWET


Diusulkan Oleh :

1. Ari Nurlitawati                      (08312244021)

2. Azza Kadarwati N                (08312244029)

PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN IPA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

YOGYAKARTA, MEI 2009

PROPOSAL PENELITIAN MAHASISWA FMIPA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

  1. Judul Penelitian           : Pemanfaatan Beton (biji nangka) sebagai Bahan

Dasar Pembuatan Keripik Biji Nangka dengan

Kandungan Gizi dan Cita Rasa Tinggi Tanpa

Bahan Pengawet.

  1. Bidang Ilmu                : Biologi
  2. Peneliti                        :
    1. Nama Lengkap                              : Ari Nurlitawati
    2. NIM                                              : 08312244021
    3. Program Studi                               : Pendidikan IPA
    4. Jurusan / Fakultas                          : FMIPA
    5. Universitas                                    : UNY
    6. Alamat Rumah dan No. Tel./HP   : Cangkringan, Argomulyo,
    7. Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

/081931187706

  1. Dosen Pendamping
    1. Nama Lengkap dan Gelar             :
    2. NIP                                               :
    3. Alamat Rumah dan No Tel./HP    :
  1. Tempat Penelitian                               :
  2. Jangka Waktu Penelitian                     : Bulan September –
  3. Anggaran yang Diusulkan                  : Rp. 500.000

Yogyakarta,    Mei 2009

Menyetujui

Dosen Pembimbing                                                                 Peneliti,

Ekosari                                                                     Ari Nurlitawati

  1. NIM. 08312244021

Mengetahui,

Dekan atau PD 3                                                                     Kaprodi

  1. Drs. Sutiman                                            Prof. Dr. Zudhan Kun Prasetyo M.Ed
  2. NIP.

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Nangka adalah nama jenis pohon, termasuk ke dalam suku Maraceae, yang memiliki nama ilmiah Artocarpus Heteropyllus. Pohon ini adalah salah satu jenis buah yang paling banyak ditanam di daerah tropis. Buah ini cukup terkenal di seluruh dunia, apalagi di pedesaan. Dalam bahasa inggris, nangka dikenal sebagai jack fruit. Tanaman ini berasal dari India bagian selatan yang kemudian menyebar ke daerah tropis lainnya, termasuk Indonesia. Di Indonesia pohon nangka dapat tumbuh hamper di setiap daerah.

Biji berbentuk bulat lonjong sampai jorong agak gepeng, panjang 2-4 cm, berturut-turut tertutup oleh kulit biji yang tipis coklat seperti kulit, endokarp yang liat keras keputihan, dan eksokarp yang lunak. Keping bijinya tidak setangkup.

Untuk mendapatkan biji nangka tidaklah sulit karena pohon nangka hampir tumbuh di setiap daerah dan merupakan tumbuhan tahunan. Selain itu karena beton merupakan limbah dari buah nangka yang masih jarang dimanfaatkan masyarakat, maka untuk mendapatkannya relatif mudah dan dengan harga yang murah.

Untuk mengatasi limbah isi nangka (beton) atau mengurangi limbah isi nangka kita dapat memanfaatkannya menjadi bahan baku pembuatan kripik yang mempunyai kandungan gizi yang cukup banyak.

  1. BATASAN MASALAH
    1. Kandungan dalam biji nangka (beton)
    2. Proses pembuatan kripik biji nangka (beton)
    3. Hasil pemanfaatan biji Nangka.
  1. RUMUSAN MASALAH
    1. Apa saja kandungan dalam biji nangka (beton) ?
    2. Bagaimana cara pembuatan kripik biji nangka (beton) ?
    3. Apa yang dihasilkan dari pembuatan keripik biji nangka (beton) ?
    4. TUJUAN

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah :

  1. Mengetahui kandungan biji nangka (beton)
  2. Mengetahui cara pembutan atau pengolahan biji nangka (beton) menjadi kripik.
  3. Menghasilkan produk baru sebagai makanan kecil/makanan ringan yang berasal dari biji nangka (beton) yang harganya relatife murah, dengan kandungan gizi dan cita rasa tinggi  tanpa bahan pengawet.
  1. MANFAAT

Manfaat yang dapat diperoleh bila tujuan penelitian tercapai adalah memanfaatkan limbah biji nangka (beton) yang tidak digunakan untuk diolah menjadi bahan baku pembuatan  kripik, menghasilkan makanan ringan dengan harga relatife murah, dengan kandungan gizi yang tinggi dan tanpa bahan pengawet , sehingga baik untuk tubuh kita dan tidak berbahaya untuk siapun yang mengkonsumsi.

BAB II

KERANGKA TEORI

  1. DESKRIPSI TEORI

Karakteristik Pohon Nangka

Nangka (Artocarpus heterophyllus) adalah nama sejenis pohon, termasuk ke dalam suku Maraceae, nama ilmiahnya adalah Artocarpus Heterophyllus. Dalam bahasa inggris, nangka dikenal sebagai jack fruit.

Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam)

Gambar  1                                           Gambar 2                                    Gambar 3
Nama umum

Indonesia            : Nangka

Inggris                   : Jack fruit

Melayu                 : Nangka

Vietnam               : Mit

Thailand               : Khanun
Klasifikasi

Kingdom         :  Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    :  Tracheobionta(Tumbuhanberpembuluh)
Super Divisi    :  Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               :  Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga

Kelas               :  Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        :  Dilleniidae
Ordo                :  Urticales
Famili              :  Moraceae (suku nangka-nangkaan)
Genus              :  Artocarpus
Spesies            :  Artocarpus heterophyllus

Pohon nangka umumnya berukuran sedang, sampai sekitar 20 m tingginya, walaupun ada yang mencapai 30 m. Batang bulat silindris, sampai sekitar 1 m garis tengahnya. Tajuknya padat dan lebat, melebar dan membulat apabila di tempat terbuka. Seluruh bagian tumbuhan mengeluarkan getah putih pekat apabila dilukai. Daun tunggal, tersebar, bertangkai 1-4 cm, helai daun agak tebal seperti kulit, kaku, bertepi rata, bulat telur terbalik sampai jorong (memanjang), 3,5-12 × 5-25 cm, dengan pangkal menyempit sedikit demi sedikit, dan ujung pendek runcing atau agak runcing. Daun penumpu bulat telur lancip, panjang sampai 8 cm, mudah rontok dan meninggalkan bekas serupa cincin.

Pohon nangka berumah satu (monoecious), perbungaan muncul pada ketiak daun pada pucuk yang pendek dan khusus, yang tumbuh pada sisi batang atau cabang tua. Bunga jantan dalam bongkol berbentuk gada atau gelendong, 1-3 × 3-8 cm, dengan cincin berdaging yang jelas di pangkal bongkol, hijau tua, dengan serbuk sari kekuningan dan berbau harum samar apabila masak. Bunga nangka disebut babal. Setelah melewati umur masaknya, babal akan membusuk (ditumbuhi kapang) dan menghitam semasa masih di pohon, sebelum akhirnya terjatuh. Bunga betina dalam bongkol tunggal atau berpasangan, silindris atau lonjong, hijau tua.

Buah majemuk (syncarp) berbentuk gelendong memanjang, seringkali tidak merata, panjangnya hingga 100 cm, pada sisi luar membentuk duri pendek lunak. ‘Daging buah’, yang sesungguhnya adalah perkembangan dari tenda bunga, berwarna kuning keemasan apabila masak, berbau harum-manis yang keras, berdaging, terkadang berisi cairan (nektar) yang manis. Biji berbentuk bulat lonjong sampai jorong agak gepeng, panjang 2-4 cm, berturut-turut tertutup oleh kulit biji yang tipis coklat seperti kulit, endokarp yang liat keras keputihan, dan eksokarp yang lunak. Keping bijinya tidak setangkup.

Pohon nangka dapat kita peroleh dimana-mana, selain itu nangka juga  mempunyai kandungan gizi yang baik untuk tubuh kita. Kandungan gizi nangka antara lain merupakan sumber karbohidrat (36,7 g/100 g), protein (4,2 d/100 g), dan energi (165 kkal/100 g), sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik. Kandungan mineral per 100 gram Biji nangka adalah fosfor (200 mg), kalsium (33 mg), dan besi (1,0 mg). Di dalam beton juga terdapat kandungan air 6,57%, vitamin B1(0,20 mg), vitamin C(10 mg).(Direktorat gizi, Depkes). Dimana kandungan gizi tersebut sangat penting bagi tubuh kita. Dan kandungan gizi yang terdapat di dalam biji nangka tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan orang yang mengkonsumsi.

Jika dibandingkan dengan berbagai jenis tanaman yang umum dipakai sebagai penghasil karbohidrat, maka biji nangka termasuk memiliki kadar bahan kimia yang relatif potensial. Kandungan kimia biji nangka jika dibandingkan dengan beberapa tanaman sumber karbohidrat lainnya dapat dilihat pada Tabel 1

Tabel 1. Komposisi kimia biji nangka dan sumber karbohidrat lain per 100 gram bahan yang dapat dimakan. Komponen Biji Nangka

Biji nangka merupakan bahan yang sering terbuang setelah dikonsumsi walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang mengolahnya untuk dijadikan makanan misalnya dibakar atau diolah menjadi kolak. Berdasarkan Tabel 1 terlihat bahwa kandungan kimia yang relatif lengkap pada biji nangka sumber karbohidrat lainnya. Hal ini memungkinkan biji nangka dapat digunakan sebagai medium pertumbuhan dari Aspergillus oryzae untuk menghasilkan enzim amilase.

Pohon nangka yang mempunyai buah dapat kita olah menjadi berbagai macam makanan, misalnya Kripik. Daging nangka sering kita jumpai dalam bentuk makanan yang diolah menjadi kripik. Sedangkan isi nangka jarang kita temui untuk pembuatan bahan baku makanan, karena sering kita temui setelah makan daging nangka isi nangka (beton) hanya terbuang sia-sia. Untuk mengatasi limbah biji nagka, dimanfaatkan untuk membuat kripik yang mempunyai berbagai macam rasa yaitu manis, pedas, dan gurih. Kripik yang akan dibuat tidak mengandung bahan pengawet, sehingga lebih aman dikonsumsi.

  1. PENELITIAN YANG RELEVAN

Hasil penelitian mahasiswa Universitas Negeri Semarang tentang :

“ Pemanfaatan beton (biji nangka) sebagai bahan dasar pembuatan enting– enting biji nangka dengan kandungan gizi dan cita rasa tinggi. “

  1. KERANGKA BERFIKIR
  2. Buah Nangka adalah salah satu jenis buah yang menggugah selera, ketika musim buah Nangka tiba, tidaklah sulit bagi kita untuk menemukan buah ini, karena banyak penjual buah yang menjual buah ini. Bagian dari buah yang kita makan adalah bagian daging buahnya. Biji nangka merupakan bahan yang sering terbuang setelah dikonsumsi walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang mengolahnya untuk dijadikan makanan

Untuk mengatasi limbah biji nangka (beton) tersebut atau mengurangi limbah biji nangka, kita dapat memanfaatkannya menjadi bahan baku pembuatan kripik “beton” yang mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Sehingga limbah biji nangka yang tadinya belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

  1. HIPOTESIS

Dari hasil diskripsi teori dan kerangka berfikir yang peneliti buat di atas, hipotesisi yang dapat kami ambil adalah biji beton memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan, makanan yang akan dibuat adalah keripik “beton”.

BAB III

METODE PENELITIAN

  1. RENCANA PELAKSANAAN PENELITIAN
  • Uji Kandungan Biji Nangka (di laboratorium)

Bahan makanan mengandung nutrient penting yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, bahan pembangun tubuh, mengganti jaringan tubuh yang rusak dan pengaturan segala kegiatan fisiologis tubuh. Jenis nutrient yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar adalah karbohidrat, lemak dan protein, sedangkan yang diperlukan dalam jumlah sedikit adalah vitamin dan mineral. Apakah biji beton mengandung semua jenis nutrient yang dibutuhkan tubuh?

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui jenis nutrient yang terkandung pada bahan makanan dan membedakan kualitan kandungan nutrient pada beberapa bahan makanan.

1. Alat dan bahan:

–          Tabung reaksi dengan raknya

–          Biji Nangka

–          Pipet tetes

–          Mortar (alu) dan pestle (lumping)

–          Spatula

–          Pembakar Bunsen

–          Penjepit tabung reaksi

–          Kertas buram

–          Korek api

–          Tisu / serbet

2. Cara Kerja

  • Uji Kandungan karbohidrat (amilum)
  1. Geruslah biji nangka yang telah dihilangkan kulitnya, tambahkan air untuk memudahkan penggerusan.
  2. Masukkan masing-masing 2 ml ekstraks biji beton ke dalam tabung reaksi.
  3. Tambahkan 5 tetes larutan KI / lugol kedalam tabung reaksi
  4. Catat warna dasar dari bahan makanan dan warna dasar reagen KI
  5. Amati dan catat perubahan yang terjadi
  6. Rumuskan kesimpulanmu tentang percobaan ini!
  • Uji Kandungan gula
  1. Lakukan langkah yang sama seperti kegiatan uji kandungan karbohidrat
  2. Tambahkan 5 tetes larutan benedict kedalam masing-masing tabung reaksi.
  3. Kemudian panaskan tabung reaksi tersebut.
  4. Catat warna dasar bahan makanan dan warna reagent benedict
  5. Amati dan catat semua perubahan yang terjadi
  • Uji kandungan protein
  1. Lakukan langkah yang sama seperti kegiatan uji kandungan karbohidrat
  2. tambahkan 5 tetes larutan biuret kedalam masing-masing tabung reaksi
  3. Catat warna dasar bahan makanan dan warna reagent biuret
  4. Amati dan catat semua perubahan yang terjadi
  • Uji Kandungan lemak
  1. Lakukan langkah yang sama seperti kegiatan uji kandungan karbohidrat
  2. Tambahkan 5 tetes larutan benedict kedalam masing-masing tabung reaksi
  3. Catat warna dasar bahan makanan dan warna reagent benedict
  4. Amati dan catat semua perubahan yang terjadi

3. Analisis Hasil Penelitian

No Perlakuan Perubahan yang terjadi (warna) Keterangan
1. Tabung A + Lugol
2. Tabung B + Benedict
3. Tabung C + Biuret
4. Kertas Buram + beberapa tetes ekstrak biji nangka
  • Pembuatan Keripik Biji Nangka ( Keripik Beton )
  1. Bahan Penelitian :
  • Biji nangka (beton)
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Garam
  • Cabe
  • Gula aren
  • Gula pasir
  • Air
  1. Alat Penelitian :
  • Pisau
  • Telenan
  • Wajan
  • Baskom
  • Ember
  • Tampah
  • Panci
  • Kompor
  • Penumbuk
  1. Prosedur Penelitian

–          Siapkankan air pada ember!

–          Cucilah terlebih dahulu isi nangka (beton) tersebut!

–          Gunakanlah panci untuk merebus isi nagka tersebut hingga lunak!

–          Tiriskanlah dan diamkan hingga beberapa menit agar mendingin!

–          Tumbuklah nangka tersebut hingga kulit isi nangka terlepas dari biji kemudian sisihkan ke dalam baskom!

–          Tumbuklah sampai halus biji nagka tersebut, kemudian masukan pada baskom!

–          Siapkanlah terlebih dahulu bumbu untuk beberapa variasi rasa yang diinginkan.

–          Haluskan terlebih dahulu bawang putih, dan bawang merah

–          Tambahkan tumbukan biji nangka yang telah halus dengan sedikit pati, garam, bumbu yang telah dihaluskan ditambah dengan bumbu untuk beberapa variasi rasa yang diinginkan, yaitu gula pasir dan gula aren untuk rasa manis, cabe untuk rasa pedas, dan garam untuk rasa asin, kemudian berilah air secukupnya dan aduk hingga rata!

–          Potonglah adonan yang telah menjadi satu dengan bentuk yang di inginkan, kemudian jemur hingga kering dan mengeras!

–          Menggoreng kripik yang sudah dijemur!

–          Sajikan kripik yang telah matang secara langsung, dan dapat dibungkus/dikemas dengan plastik!

DAFTAR PUSTAKA

Ananim. Artocarpus heterophyllus lamk (Nangka) Diakses tanggal 9 mei 2009, dari :   http://toiusd.multiply.com/journal/item/120

Setiawan, Dalimartha. 2002. Atlas Tumbuhaan Obat Indonesia. Diakses tanggal 10 mei 2009, dari : http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/51379/atlas-    tumbuhan-obat-indonesia-jilid-1.html

Syamsuhidayat, S.S and Hutapea, J.R. (1991).  Inventaris Tanaman Obat. Diakses tanggal  10 mei 2009, dari http://ccrcfarmasiugm.wordpress.com/ensiklopedia-tanaman-anti-kanker/n/nangka/

JADUAL PENELITIAN

Penelitian akan dilaksanakan pada awal September 2009 (ketika musim Nangka). Jangka Waktu penelitian 2 bulan. Jadi penelitian akan dilaksanakan pada bulan September – November 2009. Dengan rincian sebagai berikut :

–          Minggu I dan II bulan September           : Observasi buah Nangka

–          Minggu III dan IV bulan September       : Uji Kandungan Biji Nangka

–          Minggu I dan II bulan Oktober                           : Percobaan Pembuatan Keripik

–          Minggu III dan IV bulan Oktober           : Pembuatan Keripik Biji Nangka

–          Minggu I bulan November                       : Pemasaran

–          Minggu II bulan November                     : Pembuatan Laporan

RENCANA ANGGARAN

– Pembuatan Proposal             :           20.000

– Buah Nangka 1 buah            :           15.000

– Bawang putih                       :           15.000

– Bawang merah                      :           20.000

– Garam                                   :             3.000

– Cabe                                      :           10.000

– Gula aren                              :           30.000

– Gula pasir                              :           35.000

– Pisau                                     :           15.000

– Telenan                                 :           20.000

-Wajan                                     :           50.000

– Ember                                   :           15.000

– Baskom                                 :           10.000

– Panci                                     :           50.000

– Kompor                                 :           80.000

– Minyak                                  :           15.000

– Penumbuk                             :           30.000

– Sewa lab                               :           30.000

– Lugol, Benedict, Biuret        :           15.000

– Pembuatan Laporan              :           20.000

– Fotocopy                               :             2.000

Jumlah                                     :  Rp  500.000

LAMPIRAN

DAFTAR RIWAYAT HIDUP KETUA DAN ANGGOTA PELAKSANA

1. Ketua Pelaksana Kegiatan :

Nama Lengkap            : Ari Nurlitawati

NIM                            : 08312244021

TTL                             : Sleman, 28 Februari 1990

Alamat Rumah            : Cangkringan, Argomulyo, Cangkringan,

Sleman, Yogyakarta.

Riwayat Pendidikan   : SDN Banjarharjo / 2003, SMP N 1 Ngemplak /

2005,  SMA N 1 Kalasan / 2008

2. Anggota Pelaksana Kegiatan :

Nama Lengkap            : Azza Kadarwati Nugraini

NIM                            : 08312244029

TTL                             : Bantul, 22 Desember 1990

Alamat Rumah            : Kedaton Pleret RT 02/16, Pleret, Bantul,

Yogyakarta

Riwayat Pendidikan   : SDN 2 Putren / 2003, SMPN 3 Pleret / 2005 ,

SMAN 1 Pleret / 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: