LULUS UAN, HARUSKAH CORET-CORET BAJU?

coret2

Ujian Akhir Nasional (UAN) nampaknya masih meninggalkan berbagai dilema, walaupun pengumuman UAN untuk SMA/SMK telah diumumkan pada hari sabtu, 13 juni 2009 yang lalu, nampaknya masih hangat diperbincangkan. Hem,, telah kita ketahui bersama tingkat kelulusan di kota tercinta kita, Yogyakarta mengalami  peningkatan tujuh persen dari tahun lalu, menjadi 95,1 persen. Peningkatan kelulusan tertinggi dicapai SMK, yaitu sekitar 10,41 persen. hasil yang patut diacungi jempol, lalu adakah permasalahan lain yang menyertai pengumuman UAN ini?

Keberhasilan dalam melaksanakan UAN memberikan rasa puas, lega dan bangga pada diri siswa tersebut. banyak cara yang dilakukan untuk mengungkapkan kebahagiaan tersebut, mulai dari coret – coret baju, konvoi di jalan, bahkan sampai pesta minuman keras,sungguh merupakan ungkapan keberhasilan yang tidak terpuji… namun, masih banyak siswa yang merayakan keberhasilannya dengan hal – hal wajar dan tentunya lebih terpuji. sebenarnya budaya coret – coret baju dan konvoi di jalan raya bukan kali ini terjadi, kegiatan ini sebenarnya sudah dianggap menjadi kebiasaan atau “ritual” yang harus dilakukan ketika lulus ujian, tapi sebenarnya “ritual” tersebut tidak harus dilakukan, bukankah masih ada “ritual” lain yang lebih bermanfaat daripada mencoret-coret baju atau konvoi di jalan? kalau kita bisa flashback kembali hari – hari sebelum kita melaksanakan UAN, tentunya banyak sekolah – sekolah yang mengadakan pengajian, dan do’a bersama demi kelancaran ujian, tidak cukup di sekolah, bahkan di rumah pun orang tua kita telah mengadakan do’a bersama untuk kesuksesan kita menghadapi ujian. Nah, daripada kita melakukan “ritual”  mencoret-coret baju, konvoi, bahkan mabuk-mabukan, alangkah lebih baik jika kita mengadakan do’a bersama sebagai wujud syukur kita atas nikmat kelulusan yang kita terima. dan baju-baju seragam kita akan lebih bermanfaat bila kita menyumbangkannya kepada siswa lain yang memerlukan daripada di coret-coret, iya kan? memang sih, banyak yang mengatakan dengan mencoret – coret baju akan memberikan kenangan karena lulus ujian..,hem..,menurut aku sih itu tergantung kita menganggapnya. kalau aku sendiri sempat mengabadikan moment kelulusan dengan berfoto-foto bersama teman – teman dan guru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: